membuat website dengan wordpress fungsi kategori tags

Fungsi Kategori WordPress dan Perbedaannya dengan Tags WordPress

Fungsi kategori WordPress dan tags pada WordPress adalah untuk mengelompokkan postingan sehingga mempermudah pengunjung mencari artikel dan menjelajahi website anda. Ini yang menjadi catatan paling penting sekaligus penjelasan singkatnya mengenai kategori dan tags.

membuat website dengan wordpress fungsi kategori wordpress dan tags

Pada artikel sebelumnya pada bab cara membuat post di WordPress maka selanjutnya postingan tersebut haruslah dikelompokkan menjadi beberapa kelompok. Pengelompokan post di WordPress menggunakan fitur kategori (Categories) dan tags.

Sebelum mulai membuat kategori dan tags sebaiknya anda perlu tau perbedaan berdasarkan fungsi dari keduanya.

Fungsi Kategori WordPress

Untuk lebih mudah memahaminya sekarang kita umpamakan anda memiliki website tentang resep masakan.

Kategori yang bisa anda berikan adalah sebegai berikut “Resep Masakan” dan “Resep Makanan Ringan”. Dengan demikian, pengunjung yang ingin membaca artikel tentang cara membuat hidangan Makanan Ringan bisa masuk ke kategori “Resep Makanan Ringan” dan sebaliknya.

Kategori bisa juga dibuatkan sub-sub kategori agar pengelompokan lebih spesifik lagi. Misalnya di dalam kategori “Resep Makanan Ringan” kita bisa membuuat sub kategori “Gorengan” dan “Kue”.

Sebuah artikel bisa dimasukkan ke lebih dari satu kategori, jika postingan artikel tidak dimasukkan dalam salah satu kategori maka secara otomatis masuk di Uncategorized. Jadi, sebaiknya sebuah postingan wajib memilih satu kategori.

Kategori WordPress memiliki struktur hirarki yaitu parent dan child. Parent adalah kategori indukan, misal contoh diatas maka parent adalah “Resep Makanan Ringan” dan Child adalah sub kategori yaitu “Gorengan” dan “kue”.

Fungsi Tags WordPress

Sama seperti kategori, tags juga berfungsi mengelompokkan potingan-postingan yang terdapat di website. Bedanya tags bersifat lebih spesifik dan fleksibel.

Misal terdapat postingan yang berjudul “Kroket kentang isi wortel ayam”, disini anda bisa menandai postingan ini dengan tag “kroket”, “kentang” dan “ayam”.

Dengan demikian, jika pengunjung ingin mencari resep kroket atau resep dengan bahan baku kentang atau ayam (terlepas dari kategorinya) tinggal menuju ke tags yang telah kita buat.

Contoh Kasus Penggunaan Kategori dan Tags WordPress

Berdasarkan penjabaran singkat saya, mungkin bagi sebagian anda atau bahkan seluruhnya masih belum mengerti bagaimana cara menggunakan kategori dan tags pada WordPress.

Contoh misal anda memiliki 10 postingan artikel resep masakan sebagai berikut :

  • Kroket kentang isi wortel ayam
  • Ayam bumbu kecap
  • Balado terong ungu
  • Bakwan jagung kriuk seperti diresto menado
  • Kacang Bawang
  • Bolu Kukus All in 1
  • Tumis cumi pedas
  • Steamed Rainbow Cake
  • Gembus mendoan

Maka, struktur penulisan kategori yang bisa anda aplikasikan adalah :

  • Kategori : Resep Masakan
    • Ayam bumbu kecap (tags : ayam, kecap)
    • Balado terong ungu (tags : balado, terong)
    • Sub-kategori : Seafood
      • Tumis cumi pedas (tags : cumi, pedas)
  • Kategori : Resep Makanan Ringan
    • Sub-kategori : Gorengan
      • Kroket kentang isi wortel ayam (tags : kroket, kentang, wortel, ayam)
      • Bakwan jagung kriuk seperti diresto menado (tags : bakwan, jagung, menado)
      • Kacang bawang (tags : kacang, bawang)
      • Gembus mendoan (tags : gembus, mendoan)
    • Sub-kategori : Kue
      • Bolu Kukus All in 1 (tags : bolu)
      • Steamed Rainbow Cake (tags : rainbow, cake)

Penjelasan

Dengan struktur pengelompokan artikel diatas maka pengunjung yang akan mencari artikel resep masakan akan dengan mudah menemukan “Ayam bumbu kecap”, “Balado terong ungu” dan “Tumis cumi pedas” dan jika yang di cari adalah resep seafood maka akan mendapatkan artikel “Tumis cumi pedas” saja.

Begitupun jika pengunjung website ingin mencari resep berbahan dasar ayam maka artikel yang akan tampil adalah “Ayam bumbu kecap” dan “Kroket kentang isi wortel ayam” karena keduanya memiliki tags “ayam” walaupun kategorinya berbeda.

Semoga dari sini sudah mulai jelas.

Kesimpulannya adalah kategori dan tags dalam WordPress memiliki peranan penting untuk memudahkan pengunjung memilih artikel yang hendak mereka baca. Jangan biarkan pengunjung website anda frustasi dan kemudian kapok berkunjung ke website anda karena muter-muter mencari artikel disebabkan navigasi website anda yang tidak tertata rapi karena kurangnya pemahaman bagaimana menggunakan fungsi kategori WordPress dan tag untuk membuat struktur postingan anda dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *